menu utama

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Rabu, 17 Mei 2017

K_13, RPP IPA TERPADU KELAS VII SEMESTER I


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Satuan Pendidikan
: Sekolah Menegah Pertama
Mata Pelajaran
: IPA
Kelas/Semester
: Semester 2
Topik
:SUHU DAN PERUBAHANNYA
Sub Topik
: Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
Alokasi Waktu
: 3 X 40 menit ( 2 kali tatap muka)


A KOMPETENSI INTI
1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.    Menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.     Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.    Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurain merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori.

B. KOMPETENSI DASAR
            1.2. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan       kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta     mewujudkannya dalam pengamalan             ajaran agama yang dianutnya.
            2.2. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;     tekun; hatihati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan           percobaan dan berdiskusi.
            3.7. Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya      dalam mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan serta dalam        kehidupan sehari-hari.
            4.10.Melakukan percobaan untuk menyelidiki suhu dan perubahannya serta pengaruh     kalor terhadap perubahan suhu dan perubahan wujud benda.

C. INDIKATOR
1.    Terampil melakukan konversi skala suhu
2.    Mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada benda akibat perubahan suhu melalui percobaan dan diskusi

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.      Peserta didik dapat Menyelidiki pengaruh jenis benda terhadap pertambahan panjang pemuaiannya.
2.      Peserta didik dapat menjelaskan pengertian koefisien muai panjang.



E. MATERI
Perbandingan Skala Suhu:
skala C: skala R: skala F: skala K = 100 : 80 : 180 : 100
skala C: skala R: skala F: skala K = 5 : 4 : 9 : 5
Dengan memperhatikan titik tetap bawah (dibandingkan mulai dari nol semua), perbandingan angka suhunya: tC : tR : (tF - 32) : (tK -273) = 5 : 4 : 9 : 5

Perbandingan di atas dapat digunakan untuk menentukan konversi skala suhu.Sebagai contoh, konversi skala suhu dari celcius ke fahrenheit.

F. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
            1. Pendekatan             : Scientific
            2. Metode                    : Diskus
            3. Model                      : Discovery Learning


G. MEDIA,ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN
            1. Media.
                Komputer,Lcd dan power point dalam bentuk gambar yang sesuai dengan penerapan                  konsep pemuaian.


            2. Sumber Belajar
                 a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
                 b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE CTL, internet)

H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ketiga ( 3JP)

Kegiatan

Langkah-langkah Model Discovery

Deskripsi Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Menciptakan Situasi (Stimulasi)

Pemusatan perhatian :
·         Guru menanyakan kepada siswa “Mengapa angka yang ditunjukkan oleh beberapa jenis thermometer masing – masing berbeda?”
·          Bandingkan setiap angka yang diperoleh dari masing – masing temperatur?
·           Guru menyampaikan tujuan pembuatan skala suhu serta perbandingannya.
10
Kegiatan Inti

Pembahasan Tugas dan Identifikasi Masalah





Observasi





Pengumpulan data









Pengolahan data dan analisis





Verifikasi








Generalisasi
- Menyampaikan informasi tentang
 kegiatan yang akan dilakukan      yaitu membandingkan hasil pengukuran dari beberapa jenis termometer.


- Diskusi kelompok untuk mengkaji
  Buku siswa tentang skala suhu dan   pemuaian

- Siswa berdiskusi tentang bagaimana mengkonversikan antara jenis thermometer yang satu dengan thermometer lainnya, kemudian
  mencatat hasil diskusi




- Mengolah dan menganalisis data
  dari setiap diskusi untuk
  menjawab pertanyaan-pertanyaan
  pada LKS

- Presentasi hasil diskusi

- Diskusi  tentang bagaimana mengkonversikan antara jenis thermometer yang satu dengan thermometer lainnya.



- Membuat kesimpulan

90
Penutup



- Siswa dan guru mereview hasil
  kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan
  (misalnya pujian atau bentuk
  penghargaan lain yang relevan)
  kepada kelompok yang berkinerja
  baik
- Siswa menjawab kuis tentang
  Pemuaian
20



H. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode

Bentuk Instrumen


Sikap


Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik


Tes Tertulis


Tes Uraian
                                








2. Contoh Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap

1. Pengamatan Perilaku Ilmiah
No
Aspek yang dinilai
3
2
1
Keterangan
1
Rasa ingin tahu (curiosity)




2
Ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan percobaan




3
Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok




4
Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar





Rubrik penilaian perilaku
No
Aspek yang dinilai
Rubrik
1
Menunjukkan rasa ingin tahu
3. menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam dalam kegiatan kelompok
2. menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1. tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
2
Ketelitian dan hati-hati
3. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, hati-hati dalam melakukan percobaan
2. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
1. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
3
Ketekunan dan tanggung-jawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun ber-kelompok

3. tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2. berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1. tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4
Berkomunikasi

3. aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain








LAMPIRAN: LEMBAR KERJA SISWA

LKS Pertemuan Ketiga
Judul : Pengaruh Jenis Logam terhadap Panjang Pemuaiannya
Tujuan :                dapat menentukan pengaruh jenis logam terhadap pemuaian panjang
Alat dan bahan

-          Musschenbroek (beserta batang logam yang diuji)
-          Pemanas spiritus dan korek api
Lakukan langkah-langkah kerja
1. Siapkan sebuah alat Musschenbroek di atas meja percobaan!
2. Atur kedudukkan jarum-jarum penunjuk pada setiap batang logam sehingga menunjuk skala
    yang sama, yaitu angka nol!
3. Tuang spiritus bakar pada tempatnya. Kemudian, nyalakan dengan korek api!
4. Amati keadaan jarum-jarum penunjuk selama pemanasan!
Diskusikan:
1. Jarum-jarum penunjuk menunjuk skala yang sama, nol. Bagaimana suhu dan
panjang batang itu mula-mula?
2. Setelah pemanasan berlangsung, apa yang terjadi pada jarum-jarum penunjuk?
3. Apakah hipotesismu diterima atau ditolak?

















Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Satuan Pendidikan
: Sekolah Menegah Pertama
Mata Pelajaran
: IPA
Kelas/Semester
: Semester 2
Topik
: Pemuaian panjang, luas, dan volume
Sub Topik
: Skala Suhu II (skala suhu dan mengamati pemuaian)
Alokasi Waktu
: 2 X 40 menit ( 2 kali tatap muka)

A Kompetensi Inti
1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.    Menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.     Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.    Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurain merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori.

B. KOMPETENSI DASAR
            1.2. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan       kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta     mewujudkannya dalam pengamalan  ajaran agama yang dianutnya.
            2.2. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;     tekun; hatihati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas seharihari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan           percobaan dan berdiskusi.
            3.7. Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya      dalam mekanisme  menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan serta dalam kehidupan sehari-hari.
4.10.Melakukan percobaan untuk menyelidiki suhu dan perubahannya serta pengaruh kalor terhadap
        perubahan suhu dan perubahan wujud benda.


C. INDIKATOR
1.    Menjelaskan pengertian muai panjang, muai luas,muai volume.
2.    Menghitung pertambahan panjang,luas dan volume suatu benda menggunakan rumus



D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.    Peserta didik dapat menerapkan persamaan pemuaian panjang pada kasus yang relevan.
2.      Peserta didik dapat menunjukkan akibat pemuaian panjang dalam kehidupan sehari-hari.

E. MATERI
            Pertemuan IV dimaksudkan untuk melatih pemahaman fisis dan matematis tentang pemuaian panjang. Sebagai standar minimal, untuk pemuaian luas dan volume tidak sampai pada persamaan matematis, namun hanya menekankan pada perubahan harga koefisien muai dan pemanfaatannya. Berapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
a.    Penurunan persamaan muai panjang dapat dilihat pada buku siswa.
b.    Untuk muai luas dan volume, persamaan muai panjang dapat digunakan dengan mengganti panjang dengan luas atau volume dan  dengan 2 (untuk luas) dan 3 (untuk volume).

F. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan             : Scientific
2. Metode                    : Eksperimen dan diskusi
3. Model                      : Discovery Learning



G. MEDIA,ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media.
     Komputer, LCD
2. Alat dan Bahan
            Power point tentang akibat pemuaian dalam kehidupan sehari- hari.
3. Sumber Belajar
a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b) LKS :
c. percobaan pemuaian zat padat

H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Keempat ( 2JP)

Kegiatan

Langkah-langkah Model Discovery

Deskripsi Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Menciptakan Situasi (Stimulasi)

Pemusatan perhatian :
Menunjukkan berbagaigambar yang berkaitan dengan pemuaian panjang.
Guru menanyakan kepada siswa bagaimana bentuk dari berbagai  macam gambar yang ditampilkan?

10
Kegiatan Inti

Pembahasan Tugas dan Identifikasi Masalah





Observasi












Pengumpulan data






Pengolahan data dan analisis





Verifikasi



Generalisasi
- Menyampaikan informasi tentang
  kegiatan yang akan dilakukan yaitu
  eksperimen “Koefisien muai panjang dan persamaan muai panjang, ”.

- Membagi siswa menjadi 5 kelompok

- Diskusi kelompok untuk mengkaji
  LKS “ Koefisien muai panjang dan persamaan muai panjang” dan mengidentifikasi
  konsep yang harus diperoleh melalui
  percobaan



- Melakukan percobaan “Koefisien muai panjang dan persamaan muai panjang”

- Siswa mengamati percobaan dan  
  mencatat data pengamatan

- Mengolah dan menganalisis data
  dari setiap percobaan untuk
  menjawab pertanyaan-pertanyaan
  pada LKS

- Presentasi hasil percobaan

- Diskusi  tentang termometer

- Membuat kesimpulan

50
Penutup



- Siswa dan guru mereview hasil
  kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan
  (misalnya pujian atau bentuk
  penghargaan lain yang relevan)
  kepada kelompok yang berkinerja
  baik
- Siswa menjawab kuis tentang suhu
  dan perubahannya
- Pemberian tugas untuk mempelajari
  penggunaan zat cair untuk
  termometer
20

H. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode

Bentuk Instrumen


Sikap


Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik


Tes Unjuk Kerja


Tes penilaian kinerja


Tes Tertulis


Tes Uraian


2. Contoh Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap

1. Pengamatan Perilaku Ilmiah
No
Aspek yang dinilai
3
2
1
Keterangan
1
Rasa ingin tahu (curiosity)




2
Ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan percobaan




3
Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok




4
Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar





Rubrik penilaian perilaku
No
Aspek yang dinilai
Rubrik
1
Menunjukkan rasa ingin tahu
3. menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam dalam kegiatan kelompok
2. menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1. tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
2
Ketelitian dan hati-hati
3. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, hati-hati dalam melakukan percobaan
3. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
1. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
3
Ketekunan dan tanggung-jawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun ber-kelompok

3. tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2. berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1. tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4
Berkomunikasi

3. aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain


b. Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum

Pertemuan 4

No
Keterampilan yang dinilai
Skor
Rubrik
1
 Mengukur pemuaian suatu benda, misalnya logam.
2
-  Melakukan sesuai petunjuk dan prosedur
1
-  Melakukan tetapi tidak sesuai dengan petunjuk dan prosedur
0
-  Tidak melakukan
2
Mengkomunikasikan hasil percobaan
3
-  Dapat menjelaskan hasil pengamatan
2
-  Kurang dapat mmenjelaskan hasilpengamatan
1
-  Tidak dapat menjelaskan hasil pengamatan

Total Skor maksimal
5




Pertemuan ke 4
Penilaian ketrampilan pengamatan pemuaian panjang, luas dan volume
No
Keterampilan yang dinilai
Skor
Rubrik
 1





Mampu menggunakan alat untuk mengukur muai panjang (Musschen broek)
3
-          Siapkan alat musschenbroek d atas meja
-          Atur kedudukan jarum penunjuk setiap batang logam agar menunjuk pada angka nol pada skala.
-          Tuangkan spritus bakar pada tempatnya, kemudian nyalakan dengan korek api.
-          Amati keadaan jarum – jarum penunjuk selama pemanasan.


2
Jika 2 aspek yang benar


1
Jika 1 aspek yang benar
2
Cara mengukur benda
3

-          Cara meletakan benda yang mau diukur pada alat musschenbroek
-          Cara membaca angka-angka


2
Jika 2 aspek yang benar


1
Jika 1 aspek yang benar




a.   Lembar soal pengetahuan

Soal Uraian
1. Sebatang tembaga (koefisien muai panjangnya ada pada Tabel 7.1) pada suhu 28oC panjang
    nya 80 m. Berapakah pertambahan panjangnya, jika tembaga dipanaskan sampai suhunya
    78oC?
2. Berikut ini adalah grafik panjang sebatang logam terhadap suhunya.
     
a. Berdasarkan data pada grafik tersebut. Tentukan koefisien muai panjang logam itu.
b. Berdasarkan hasil perhitunganmu, dan Tabel 7.1, kemungkinan besar apa jenis logam
                tersebut?
Kunci Jawaban
       1.   
       2.  Yang paling mendekati: kuningan.








Rubrik penilaian uraian
No
Uraian
Skor
Skor Maks
1
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
2
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
3
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
4
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
5
Jawaban lengkap dan benar
20
20
Jawaban tidak lengkap dan benar
10
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
5
Tidak menjawab
0
6
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
7
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
8
Jawaban lengkap dan benar
20
20
Jawaban tidak lengkap dan benar
10
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
5
Tidak menjawab
0

Total skor

100


Nilai : Skor yang diperoleh: Skore maksimal X 100







LAMPIRAN: LEMBAR KERJA SISWA

Pertemuan 4

























Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Satuan Pendidikan
: Sekolah Menegah Pertama
Mata Pelajaran
: IPA
Kelas/Semester
: Semester 2
Topik
: Pemuaian panjang, luas, dan volume
Sub Topik
: Pemuaian pada zat cair
Alokasi Waktu
: 3 X 40 menit ( 2 kali tatap muka)

A KOMPETENSI INTI
1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.    Menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.     Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.    Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurain merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori.


A. KOMPETENSI DASAR
1.2. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan
       dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan
       ajaran agama yang dianutnya.
2.2. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hatihati;  
       bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas seharihari
       sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.
3.7. Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam mekanisme 
       menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan serta dalam kehidupan sehari-hari.
4.10.Melakukan percobaan untuk menyelidiki suhu dan perubahannya serta pengaruh kalor terhadap
        perubahan suhu dan perubahan wujud benda.


INDIKATOR
1.       Peserta didik dapat menunjukkan gejala pemuaian pada zat cair dan gas.
2.       Peserta didik dapat menjelaskan 3 contoh gejala pemuaian zat cair/ gas dalam kehidupan sehari-hari.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.  Peserta didik dapat menunjukan tanda-tanda terjadinya  pemuaian pada zat cair dan gas berkaitan dengan  adanya perubahan suhu.
2. Diharapkan pesrta didik dapat menunjukan 3 contoh terjadinya pemuaian zat cair dan gas dalam kehidupan sehri-hari.

D. MATERI
1.    Berbeda dengan zat cair dan zat padat, pemuaian pada gas melibatkan faktor tekanan. Sesuai dengan  hukum Boyle-Gay Lussac. HUkum tersebut menjelaskan tentang keterkaitan antara kenaikan suhu dan perubahan volume dan tekanan pada zat cair dan gas.
              PV nRTatau P x V   c x T
Di mana P = Tekanan, V = Volume, T = suhu, dan c = konstanta
 Perubahan tekanan, volume, dan temperatur erat kaitannya dengan proses termodinamik yang dimanfaatkan pada berbagai mesin.
2.       Contoh pemuaian pada gas (di buku peserta didik sebagai tugas
proyek, manfaatkan ini untuk pembimbingan).

Jika labu kaca dipegang beberapa saat, ketinggian cairan dalam pipet
berubah. Saat dipegang, suhu gas dalam labu naik hingga mendekati suhu
tubuh, lebih besar dari suhu ruang. Gas memuai. Saat labu dipanasi, gas memuai, timbul gelembung (gunakan labu kacaPyrex).
       Anomali air: pemuaian air tidak linear, tetapi air memiliki volume
terkecil pada suhu 4 oC. Lebih kecil dari itu air akan memuai, lebih
besar dari itu air juga akan memuai; lihat grafik V terhadap T pada air
berikut.
198Salah satu akibat anomali air (akibat yang menunjukkan kebesaran
Tuhan): pada musim dingin, sungai/laut hanya membeku pada
permukaannya, sedangkan bagian dalam tidak beku, sehingga ikan
dan berbagai biotanya tetap bertahan di musim dingin.
E. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan             : Scientific 
2. Metode        : Diskusi dan Eksperimen
3. Model          : Discovery Learning


F. MEDIA,ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media.
    Charta, Komputer, LCD
2. Alat dan Bahan

NO
ALAT DAN BAHAN
JUMLAH
1
Alcohol, air, dan minyak tanah
400 x 3 x 5 l
2
Dilatometer (labu didih, sumbat karet,dan pipa kapiler)
3 x 5 buah
3
Gelas KIMIA
3 x 5 set
4
Perangkat bunsen
5 set
.

3. Sumber Belajar
a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b) LKS :
Lembar Kerja Siswa mengenai percobaan pemuaian zat cair dan gas

G. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan

Langkah-langkah Model Discovery

Deskripsi Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Menciptakan Situasi (Stimulasi)

Pemusatan perhatian :
Guru menanyakan kepada siswa
·         Apa yang terjadi jika sebuah ban kendaraan dijemur dalam waktu yang lama? Atau mancis berbahan bakar gas dibakar?
·         Mengapa pecahan es biasa terapung jika bercampur air?
Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari pemuaian gas
10
Kegiatan Inti

Pembahasan Tugas dan Identifikasi Masalah





Observasi





Pengumpulan data





Pengolahan data dan analisis




Verifikasi








Generalisasi
- Menyampaikan informasi tentang
  kegiatan yang akan dilakukan yaitu
  observasi tentang pemuaian pada
  zat cair dan gas .

- Membagi siswa menjadi 5 kelompok

- Diskusi kelompok untuk mengkaji
  LKS tentang pemuaian pada zat
  cair  dan  mengidentifikasi konsep yang harus  diperoleh melalui percobaan

- Melakukan percobaan pemuaian
  pada zat  cair sebagaimana prosedur kerjanya terdapat pada LKS pemuaian zat cair

- Siswa mengamati percobaan dan
  mencatat data pengamatan

- Mengolah dan menganalisis data
  dari setiap percobaan untuk
  menjawab pertanyaan-pertanyaan
  pada LKS

- Presentasi hasil percobaan

- Diskusi  tentang hubungan
  pemuaian dan  koeefesien muai
  pada masing-masing zat
- Diskusi tentang penerapan konsep
  pemuaian dalam kehidupan sehari-
   hari

- Membuat kesimpulan

50
Penutup



- Siswa dan guru mereview hasil
  kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan
  (misalnya pujian atau bentuk
  penghargaan lain yang relevan)
  kepada kelompok yang berkinerja
  baik
- Siswa menjawab kuis tentang
  Pemuaian
20



H. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode

Bentuk Instrumen


Sikap


Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik


Tes Unjuk Kerja


Tes penilaian kinerja


Tes Tertulis


Tes Uraian



2.  Instrumen Penilaian
a. Lembar Pengamatan Sikap

1. Pengamatan Perilaku Ilmiah
No
Aspek yang dinilai
3
2
1
Keterangan
1
Rasa ingin tahu (curiosity)




2
Ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan percobaan




3
Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok




4
Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar





Rubrik penilaian perilaku
No
Aspek yang dinilai
Rubrik
1
Menunjukkan rasa ingin tahu
3. menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam dalam kegiatan kelompok
2. menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1. tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
2
Ketelitian dan hati-hati
3. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, hati-hati dalam melakukan percobaan
3. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
1. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
3
Ketekunan dan tanggung-jawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun ber-kelompok

3. tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2. berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1. tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4
Berkomunikasi

3. aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain


b. Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum

Penilaian ketrampilan pengamatan pemuaian zat cair
No
Keterampilan yang dinilai
Skor
Rubrik
1





Cara memasukan campuran ke dalam botol
3
-          Campuran yang disaring dalam keadaan homogen
-          Campuran dialirkan/dimasukkkan perlahan-lahan
-          Campuran tidak melimpah dari botol


2
Jika 2 aspek yang benar


1
Jika 1 aspek yang benar
2
Cara mengukur suhu
3
-          Cara memegang termometer
-          Cara meletakan pada benda yang mau diukur
-          Cara membaca angka-angka


2
Jika 2 aspek yang benar


1
Jika 1 aspek yang benar


b.  Lembar soal pengetahuan

Soal Uraian
 Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini.
    
1. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas!
2. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?
3. Mengapa es selalu trapung jika dicampur dalam air ?

Kunci Jawaban
       1. Alternatif rumusan masalah:
               Apakah jenis zat berpengaruh terhadap perubahan volumenya ketika dipanaskan?
       2. Berdasarkan data pada tabel, perubahan volume ketika suhu zat dinaikkan juga berbeda-
               beda. Kesimpulannya: jenis zat berpengaruh terhadap perubahan volumenya ketika
              dipanaskan.
3.         Karena air memiliki sifat unik yang disebut sifat anomaly di mana jarak antar partikel air menjadi kembali lebih renggang ketika suhunya diturunkan dari 6 .

Rubrik penilaian uraian
No
Uraian
Skor
Skor Maks
1
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
2
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
3
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
4
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
5
Jawaban lengkap dan benar
20
20
Jawaban tidak lengkap dan benar
10
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
5
Tidak menjawab
0
6
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
7
Jawaban lengkap dan benar
10
10
Jawaban tidak lengkap dan benar
6
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
3
Tidak menjawab
0
8
Jawaban lengkap dan benar
20
20
Jawaban tidak lengkap dan benar
10
Jawaban tidak lengkap dan tidak benar
5
Tidak menjawab
0

Total skor

100


Nilai : Skor yang diperoleh: Skore maksimal X 100





Lampiran: Lembar Kerja Siswa

Mengamati Pemuaian Zat Cair Jika Dipanaskan
A.     Alat Dan Bahan
1. Alat dilatometer (atau labu didih, sumbat karet, pipa kapiler)
2. Alkohol, air yang diberi pewarna, dan minyak goreng
3. Gelas kimia dan pemanas spiritus, dan tripod (kaki tiga)
4. Statif dan klem
5. Termometer
B.     Prosedur Kerja.
1. Masukkan air kedalam labu didih hingga hampir penuh!
2. Pasang pipa kapiler pada lubang sumbat karet!
3. Pasang sumbat karet pada labu didih sedemikian rupa sehingga air
dari labu didih masuk ke dalam pipa kapiler. Tandai permukaan air
dalam pipa kapiler!
4. Pasang labu didih pada statif dan panaskan sampai suhu 80
C.     Analisis
Apa yang terjadi pada air di dalam pipa kapiler setelah labu didih dipanaskan?
Menurutmu, mengapa hal itu bisa terjadi?
Percobaan lanjutan: lakukan percobaan untuk menemukan apakah jenis zat cair
berpengaruh terhadap perubahan volume karena pemuaian zat itu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berguna bagi kemajuan pendidikan di negara ini