menu utama

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Sabtu, 27 Mei 2017

JADILAH SISWA AKTIF
Aktif itu menarik

Pembaca yang budiman, tidak sedikit dari kita atau orang sekitar kita khususnya yang masih berstatus sebagaii pelajar yang namaya hanya sesekali disebutkan oleh sesama teman atau Guru di Sekolahnya.
Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Apakah mereka semua dengan sengaja sejak awal proses telah merencanakan untuk membeda-bedakan dengan siapa meraka berbicara, bermain, atau interaksi sosial lainya? Mengapa seorang siswa bisa terpillih untuk dihindari dalam beberapa kegiatan?

Banyak yang tidak menyadari bahwa bagaimana orang lain bersikap dan berperilaku terhadap diri kita semuanya bersumber dari bagaimana kita bersikap dan berperilaku sebagai bentuk respon dari keadaan yang diciptakan secara bersama.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh seorang siswa agar secara umum mengesankan pribadi yang menyenangkan, menarik, dan tampil sebagai tempat perhatian teman, guru, maupun orang lain. Beberapa hal tersebut di antaranya:

A. Sopan
Perlikau sopan sebagai dasar semua aktivitas memiliki banyak nilai positif terhadap hasil baik manfaat maupun imbas dari sebuah aktivitas. Sungguh sikap sopan tidak memiliki kerugian apapun bila diterapkan dalam melakukan apapun.
Kenyataanya tidaklah bisa seseorang yang bersikap sopan diiterpretasikan sebagai takut. 
B. Inisiatif
Merupakan keputusan untuk melakukan suatu tindakan lebih dulu ketika orang lain ragu untuk melakukanya. Banyak contoh inisiatif yang menimbulkan rasa simpati orang lain. Inisiatif menyalami, inisiatif membantu sebelum diminta, Inisiatif memberi salam/sapa lebih dahulu, dll
Inisiatif mengedarkan kotak amal kegiatan Rokhis
C. Peduli
Banyak cara untuk memvusualisasikan sikap peduli terhadap masalah atau kesulitan teman atau orang lain. Banyak juga pelajar yang kurang menunjukan empati ke sesama teman dalam banyak kesempatan.
Contoh peristiwa yang sering bisa dilihat adalah tertawa melihat orang lain sedang menangis sedih atau terharu, mengamini dengan gaya mencemooh/mengolok-olok saat doa sedang berlangsung,  atau bergurau saat mengunjungi keluarga berduka, dan masih banyak lagi.
D. Jujur
Mari kita sadari bersama, berapa banyak orang kehilangan kepercayaan teman, guru, dan lingkungan karena mengabaikan hal ini.
Bahkan bagi seorangg dewasa dan mapanpun, berapa banyak rezeki yang hilang untuk waktu-wktu selanjutnya yang disebabkan ketidak jujuran satu kali.
Maka bisa dikatakan sikap jujur pada setiap anggota lingkungan dan masyarakat adalah mutlak.

Demikianlah beberapa hal penting yang merupakan kunci bagaimana seseorang menjadi begitu penting atau tidak dihiraukan di lingkunganya. Semoga berrmanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berguna bagi kemajuan pendidikan di negara ini